Saturday , 12 June 2021


Home / Candlestick / 5 Pola Candlestick Penanda Reversal Yang Bisa Digunakan Saat Trading

5 Pola Candlestick Penanda Reversal Yang Bisa Digunakan Saat Trading

Dalam trading, reversal merupakan perubahan trend harga yang sifatnya permanen, bisa terjadi dalam jangka panjang bahkan lebih dari seminggu serta melibatkan perubahan outlook pada mata uang secara fundamental. Atau dapat juga diartikan perubahan trend bearish ke bullish ataupun perubahan trend bullish ke bearish.

Yang paling penting adalah perubahan trend tersebut akan berlangsung terus menerus dalam kurun waktu lama serta dapat dilihat pada time frame daily maupun yang lebih tinggi. Biasanya reversal dapat dikenal menggunakan beberapa cara, salah satunya dengan menggunakan pola candlestick penanda reversal. 

Menurut Alan Farley, pengarang buku dan kontributor CNBC serta Bloomberg TV menjelaskan jika terdapat 5 pola candle triple yang dapat dimanfaatkan dalam trading antara lain adalah:

1. Three Line Strike

Three Line Strike merupakan pola yang ada pada 3 candle bearish di dalam rangkaian trend menurun. Setiap 3 candle bearish harus memiliki masing-masing level low yang lebih rendah dibandingkan candle sebelumnya sampai terbentuk pola yang juga menurun. Setelah terlihat 3 candle bearish, maka pada candle keempat akan terbentuk candle bullish yang akan menjadi penanda terjadinya reversal. Meskipun begitu agar meminimalisir kesalahan sinyal, maka sebaiknya anda menggunakan open posisi sehingga akan tampak candle setelah candle bullish. 

2. Two Black Gapping

Pola 3 candle yang juga bisa menjadi penanda reversal adalah two black gapping. Pola ini cukup memberikan keuntungan dengan ciri khas yang dapat terbentuk gap yang lebar diantara candle pertama dan kedua. Two black gapping ini terlihat dalam rangkaian uptrend (trend naik), sebelum nantinya trend berakhir dikarenakan terbentuk candle bearish. 

Candle yang terjadi masih menjadi candle bearish selanjutnya, sampai nantinya terlihat bentukan gap down. Anda bisa memahami jika harga akan mengalami pembalikan trend dan menuju bearish (bearish reversal) pada hal ini. 

3. Three Black Crows

Pola candlestick penanda reversal ini mirip seperti three line strike, sama-sama terdiri dari 3 susunan candle bearish. Hanya saja bedanya adalah three black crows membentuk pola dalam rangkaian uptrend atau trend naik dan kemudian nampak candle bearish yang berurutan dan menurun. Pada situasi ini, kebanyakan trader akan menjalankan sell sehingga harga dapat turun dari posisi overbought yang terjadi saat ini. Dikarenakan kekuatan seller lebih besar dibandingkan dari buyer, sehingga candle yang berikutnya yang terjadi adalah candle bearish. 

Pada situasi tersebut, dapat dikatakan jika sinyal reversal mulai terlihat. Namun anda harus bersabar hingga nantinya terbentuk candle bearish sehingga reversal semakin terkonfirmasi kuat. Jika candle berikutnya yang terbentuk adalah dua candle bearish serta  membentuk three black crows, maka ini bisa jadi kesempatan untuk melakukan entry sell. Begitupun peluang untuk meraih keuntungan juga bisa semakin lebar. 

4. Evening Star

Untuk trader yang lebih menyukai strategi naked trading  maka anda bisa menggunakan pola candle star pada strategi anda. Mengapa? Hal ini dikarenakan pola evening star dapat mudah ditemukan pada semua time frame di pasangan manapun serta memiliki keakuratan yang cukup tinggi. Pola evening star akan memberikan tanda reversal atau pembalikan arah pergerakan harga. Dikarenakan dibentuk pada rangkaian trend naik, sehingga terlihat pola evening star yang nantinya akan menjadi bearish reversal. Ciri khas pola candle ini adalah pada candle kedua yang terbentuk nantinya akan terdapat pin bar dan gap dengan candle pertama. 

 

Jadi jika anda menemukan pola Evening Star pada rangkaian trend menaik yang cukup panjang, maka jangan mencoba untuk melakukan entry buy. Begitupun sebaliknya, anda harus memiliki kewaspadaan tinggi saat harga terjun bebas setelahnya. 

5. Abandoned Baby

Pola candlestick penanda reversal lainnya adalah abandoned baby, dimana pola candle ini dapat mengkonfirmasi adanya bullish reversal ataupun bearish reversal berdasarkan dari dimana posisi terbentuknya.  Ciri khas dari pola ini adalah membuat bentuk doji pada candle kedua dan terdapat gap diantara kedua candle lainnya. 

Namun tetap perlu diperhatikan jika pola candle penanda reversal ini tidak hanya bisa menjadi faktor untuk membuat keputusan dalam trading. Diperhatikan pula risk management dan money management yang juga dapat melengkapi pengambilan keputusan dalam trading. Selain itu jangan sampai melibatkan emosi dalam bertrading. Poin poin ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan anda dalam trading. 

Baca juga artikel menarik: 5 Jenis Pola Candlestick Paling Akurat Dalam Trading Forex

About Reza Shabrina

Check Also

indikator scalping paling akurat

Indikator Scalping Paling Akurat

Anda bingung memilih indikator scalping paling akurat? Di dalam dunai trading forex, sebenarnya ada banyak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *