Sunday , 28 November 2021

Home / Price Action / Apa Itu Supply and Demand Dalam Forex? 

Apa Itu Supply and Demand Dalam Forex? 

Bukan hanya dalam perekonomian, di dalam forex juga mengenal istilah mengenai apa itu supply and demand. Konsepnya sebenarnya sama seperti penawaran dan permintaan di dalam ekonomi. Mungkin bagi anda yang sudah lama berkecimpung dalam dunia trading tidak akan asing dengan istilah tersebut. Seperti yang diketahui, pasar forex merupakan tempat dimana bertemunya pembeli dan penjual valuta asing. Lalu bagaimana konsep supply dan demand bisa dijadikan strategi dalam trading?

Pasar perdadangan Forex adalah tempat bertemunya antara pembeli dan penjual valuta asing. dan yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana strategi trading dengan menggunakan konsep supply and demand tersebut.

Pengertian Supply and Demand

Dalam pengertian umum, supply adalah jumlah persediaan barang pada periode waktu tertentu. Sedangkan demand adalah permintaan ataupun jumlah barang yang dibutuhkan pada waktu bersamaan.Saat sebuah supply barang mengalami peningkatan namun permintaan tetap stabil, maka disinilah akan terjadi kerugian disebabkan barang yang tidak laku. 

Apa Itu Supply and Demand Dalam Forex

Agar bisa menghindari kerugian yang bisa semakin besar, biasanya harga barang akan diturunkan oleh pedagang dengan tujuan meningkatkan kembali minat pembeli. Akan tetapi jika persediaan barang semakin berkurang namun permintaan tinggi. Ini bisa menyebabkan harga barang akan semakin tinggi. 

Di bursa forex sendiri, harga pasar mengikuti prinsip tersebut. Misalnya saja untuk pasangan mata uang EUR/USD. Jika posisi EUR sedang turun saat ini, maka USD akan dianggap menguat. Namun fakta yang ada, harga turun dikarenakan ketersediaan Euro yang memang sedang menumpuk. Sedangkan untuk permintaan Euro sedang mengalami penurunan. Dalam trading forex, kondisi ini menunjukkan trader pembeli Euro yang sedang menurun dan trader yang membeli USD sedang meningkat. 

Strategi Trading Berdasarkan Supply and Demand

Konsep supply and demand seringkali dijadikan strategi dalam trading forex. Jika anda sudah memahami dengan baik apa itu supply and demand dalam forex, maka anda bisa belajar strategi trading berdasarkan konsep supply and demand. 

1. Pahami Jenis Entry Breakout

Entry breakout dalam trading forex dapat membuat trader menganalisa dan mendapatkan informasi ketika harga sedang naik. Karena itulah trader ada baiknya untuk memahami jenis entry breakout dalam bisnis trading. Trader bisa menggunakan breakout sebagai media deteksi nilai dari pergerakan hingga sampai pada taraf tertentu. 

Meskipun ada kemungkinan meleset atau bahkan gagal dari tujuan yang dicapai. Akan tetapi jika anda memahami jenis entry breakout maka setidaknya terdapat backup tertentu. Sehingga pahami jenis entry breakout dengan baik serta pastikan untuk melakukan riset nilai. Sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan trading nantinya. 

2. Entry Pullback

Sama seperti bisnis lainnya yang mana akan selalu ada resiko kerugian atau bangkrut. Tentu hal ini juga bisa terjadi saat anda bermain dalam dunia trading, harga dan nilai aset dapat mengalami pullback. Karena itu penting bagi trader untuk selalu menggunakan market yang konsisten serta jangan mencoba berpindah-pindah.

3. Buat Zona Keseimbangan

Strategi untuk membuat zona keseimbangan sebenarnya tidak memiliki aturan khusus yang harus dilakukan. Namun beberapa hal penting yang harus diperhatikan seperti OHLC candle yang dapat membentuk candle sejajar, ini bisa menjadi bukti adanya stabilitas nilai. Memiliki acuan tersebut akan membantu trader untuk selalu menentukan langkah dan time frame yang digunakan. 

Selain itu zona keseimbangan juga dapat dijadikan acuan menentukan pergerakan harga serta nilai selanjutnya. Menentukan zona keseimbangan mungkin akan sangat membutuhkan kelihaian dan pengalaman seorang trader. Namun semakin terlatih tentu membuat anda akan semakin jeli saat menentukan zona keseimbangan nilai. Sehingga untuk para pemula banyaklah berlatih untuk mendapatkan pengalaman.

4. Jangan Melanggar Market Filter

Strategi lainnya yang bisa dilakukan adalah menggunakan supply dan demand adalah dengan berpegang teguh terhadap market filter yang baik dan benar. Perlu anda ketahui jika beberapa market filter tidak bisa diubah, misalnya saja keseimbangan time frame. Sehingga pastikan time frame, tipe trader, dan zona keseiambangan dapat ditempatkan pada kondisi yang tepat. 

5. Menggunakan Setup Trading Yang Tepat

Strategi terakhir yang dapat digunakan adalah menggunakan set up trading yang tepat. Pahami pentingnya set up trading agar dapat mempertahankan aset dan nilai selama melakukan trading. Cobalah untuk selalu mengikuti trend dan arah besar yang berada dalam pergerakan trading. 

Misalnya, jika time frame turun serta set up juga turun maka anda harus segera melakukan buy. Namun jika yang terjadi sebaliknya maka anda bisa melakukan sell. Strategi dengan memanfaatkan momentum ini adalah yang paling menguntungkan karena anda bisa menyesuaikannya dengan keadaan. Akan tetapi bagi anda yang menggunakan strategi ini perlu mengimbangan dengan kepekaan dan kecekatan pada perkembangan nilai yang ada. 

Beberapa penjelasan diatas merupakan poin-poin yang cukup penting dalam sebuah strategi trading dengan menggunakan konsep supply and demand. Strategi ini memang cukup membawa banyak keuntungan namun jangan sampai lengah dan tidak berhati hati sehingga membuat anda dapat mengalami kerugian.

Baca juga artikel menarik: Penyebab Sukses Trader Forex  Gold Ataupun Saham

About Reza Shabrina

Check Also

mengenal scalping forex

Mengenal Scalping Forex dan Cara Tradingnya

Apa itu teknik scalping? Scalping merupakan sebuah strategi dalam trading forex yang menggunakan time frame rendah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *