Sunday , 28 November 2021

Home / Price Action / Cara Menentukan Support Resistance Yang Benar Untuk Keberhasilan Trading

Cara Menentukan Support Resistance Yang Benar Untuk Keberhasilan Trading

Cara menentukan support resistance yang benar tentu menjadi hal yang cukup krusial bagi para trader. Ini dikarenakan keduanya dapat menandai lokasi-lokasi dimana harga yang paling memungkinkan mengalami pergerakan signifikan.

Jadi jika anda ingin menemukan titik titik support atau resistance, maka pertama-tama anda harus melihat titik harga tertinggi dan terendah yang kemudian dapat ditarik membentuk garis horizontal. Umumnya, ada beberapa  cara yang digunakan pada trader untuk bisa menentukan support dan resistance dan akan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini:

Berdasarkan Level Psikologis

Level psikologis biasanya didefinisikan sebagai level angka bulat yang mudah untuk diingat, semisal 1.3000, 104.00, dan sejenisnya. Angka bulat ini memang sangat umum digunakan sebagai acuan di banyak aspek, termasuk pula untuk trading forex. Misalnya saja, seorang trader memprediksi level EUR/USD 3 bulan mendatang. Trader tidak akan mengatakan level 1.4276 ataupun 1.3049, namun dibulatkan pada angka sederhana yang lebih mudah diingat seperti 1.3000 atau 1.4300.

Cara Menentukan Support Resistance Yang Benar Untuk Keberhasilan Trading

Anda juga bisa melihat pada tumpukan Pending Order yang ada pada broker, banyak yang bergerombol di sekitaran level angka bulat dan menunggu saat break. Karena itu ketika harga benar-benar tembus pada angka-angka ini maka nantinya pergerakan yang terjadi sangat cepat. Pada level psikologis, kemungkinan terjadi break atau pullback (harga berbalik arah) sangat mungkin terjadi tidak peduli terjadi pada time frame manapun yang digunakan ketika trading forex. 

Adapun Level psikologis yang kerap ditemukan adalah punya angka akhir dua nol (untuk sistem harga 4 digit), semisal 1.6400 atau 102.00. Dan akan lebih kuat lagi jika memiliki angka akhir 3 nol semisal 1.3000 ataupun 120.00. Namun bisa lebih powerful tentu dengan angka akhiran 4 nol seperti 1.0000 ataupun 100.00

Berdasarkan Swing High – Swing Low

Cara sederhana lainnya untuk menentukan support dan resistance adalah dengan memberikan tanda di level-level  harga tertinggi atau harga terendah yang baru terbentuk di time frame manapun.

Untuk aturannya sendiri adalah:

  • Jika harga gagal menembus level tertinggi yang baru terbentuk, maka level tersebut dinamakan swing high  dan menjadi Resistance. 
  • Jika harga gagal menembus level terendah yang baru terbentuk, maka level dinamakan swing low dan menjadi Support

Jika melihat pada gambar diatas, harga bereaksi dengan berbalik arah saat kembali di level-level swing low atau swing high. Semakin sering level-level tersebut dikunjungi, maka semakin kuat titik resistance atau support. Trader yang menggunakan cara ini untuk menentukan support dan resistance dapat memanfaatkan kondisi pasar sideways. Biasanya trader akan melakukan buy ketika berada dekat level support dan akan melakukan sell saat berada dekat Resistance. 

Berdasarkan Pivot Point

Pivot point sudah banyak digunakan trader harian yang menggunakan time frame lebih rendah dibandingkan Daily. Hal ini ditujukan agar mendapatkan level-level support dan resistance. Biasanya pivot point dihitung berdasar harga pembukaan dan penutupan dalam Daily Pivot atau basis harian, meskipun terdapat pula Weekly Pivot atau Pivot Mingguan.

Meski dapat berjalan sesuai ekspektasi, namun keakuratan Support dan Resistance dengan menggunakan Pivot Point lebih rendah dibandingkan menggunakan level psikologis atau level swing low dan swing high. Saat terjadi pergejolakan harga yang signifikan, pasar akan cenderung mengabaikan pivot point. Lebih cenderung melihat level psikologis maupun swing low dan swing high. 

Berdasarkan Indikator Moving Average

Selain ketiga cara diatas, cara menentukan support resistance yang benar lainnya adalah menggunakan indikator Moving Average (MA). Indikator ini telah terdapat dalam setiap platform trading forex. Sehingga anda bisa menambahkannya pada chart dari daftar menu indikator yang ada dalam platform, dan setelah itu akan menyesuaikan parameter periode dan time frame chart. Nantinya garis moving average muncul di dalam chart sebagai titik support resistance yang berubah-ubah atau dinamis.

Cara Menentukan Support Resistance Yang Benar Untuk Keberhasilan Trading

Anda bisa melihat contohnya dibawah ini. Pada gambar dibawah ini adalah chart EUR/USD menggunakan time frame Daily dan moving average sederhana dan periode 25. Akan muncul garis moving average akan tampil dalam bentuk garis orange dan memanjang pada chart. 

Cara menentukan support resistance yang benar disini adalah membandingkan garis moving average, apakah berada di bawah atau atas grafik harga. Grafik Moving Average yang berada diatas grafik harga akan menunjukkan sebagai titik resistance. Sedangkan untuk garis Moving Average yang berada dibawah grafik maka akan berperan sebagai support. 

Untuk menggunakan hasil identifikasi dari Support dan Resistance menggunakan garis moving average sebenarnya sama saja seperti  menggunakan garis trendline, yaitu:

  • Untuk open posisi buy, menunggu sampai pergerakan harga memantul atau mengalami bounce ke atas dari garis moving average yang menjadi tanda Support. Atau pergerakan harga menembus resistance ke arah atas. 
  • Untuk open posisi Sell, menunggu sampai pergerakan harga memantul atau mengalami bounce ke bawah garis moving average  atau pergerakan harga menembus resistance ke arah bawah

Beberapa cara menentukan support resistance yang benar diatas bisa anda pergunakan saat trading. Pelajari terlebih dahulu masing-masing cara dan kelebihan serta kekurangannya sehingga nantinya anda bisa meraih keuntungan maksimal saat trading.

Baca juga artikel menarik: Apa Itu Supply and Demand Dalam Forex? 

About Reza Shabrina

Check Also

indikator scalping paling akurat

Indikator Scalping Paling Akurat

Anda bingung memilih indikator scalping paling akurat? Di dalam dunai trading forex, sebenarnya ada banyak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *