Tuesday , 3 August 2021

Home / Method Trading / Cara Scalping Forex Terbaik dengan Hasil Maksimal

Cara Scalping Forex Terbaik dengan Hasil Maksimal

Cara Scalping Forex Terbaik dengan Hasil Maksimal

Bagaimana cara scalping forex terbaik dan mudah dipahami? Di dalam dunia trading, scalping disebut sebagai teknik terbaik untuk memperoleh keuntungan dalam waktu yang singkat. Akan tetapi tidak sedikit yang masih bertanya bagaimana cara menggunakannya? Apa saja indikator yang diperlukan dalam melakukan scalping?

Untuk itu, pada kesempatan ini kami akan menjelaskan tentang bagaimana cara scalping terbaik yang dapat dipahami, meskipun oleh trader awam sekali pun. Namun sebelumnya Anda perlu memahami bahwa cara scalping ini dilakukan berulang-ulang membuka posisi baru dan menutupnya dalam waktu yang singkat. Bisa hitungan menit atau beberapa dalam sehari.

Seseorang yang menggunakan teknik ini disebut scalper. Para scaplers tersebut biasanya hanya akan mematok keuntungan dengan nominal yang kecil, sekitar 5 sampai 25 pips. Maka dari itu, time frame yang digunakan adalah time frame rendah antara H1, M15, M30, M5, M10, M1, dan bahkan bisa lebih kecil.

Cara Scalping Forex Terbaik dan Efektif

1. Cara Scalping Forex Terbaik menggunakan Stochastics

cara scalping forex terbaik

Untuk cara scalping forex yang pertama ini sudah umum dan banyak yang membicarakannya di blog-blog atau forum trading. Melakukan scalping 1 menit menggunakan moving average tidak dapat Anda pakai untuk  semua pasang mata uang. Hanya mata uang yang memiliki tingkat fluktuasi yang besar yang terdapat pada sesi trading New York dan London.

Jika memakai mata uang dengan pergerakan lambat, Anda akan mendapatkan sinyal trading yang minim meskipun Anda sudah menggunakan cara scalping forex terbaik. Adapun set-upnya adalah seperti di bawah ini:

  • Currency Pair: mana saja pasangan mata uang yang sudah memenuhi syarat
  • Time Frame: M1
  • Indikator: EMA 50 ( Exponential Moving Average), EMA 100, serta Stochastic Oscillator dengan pengaturan 5,3,3
  • Anda harus melakukan Buy pada saat EMA 50 ada di atas EMA 100 serta pada saat Stochastic melewati dari bawah sampai atas level 20
  • Lakukan Sell pada saat EMA 50 ada di bawah EMA 100 serta pada saat Stochastic melewati dari atas sampai ke bawah level 20
  • Anda harus memasang Stop Loss 2 sampai 3 pips pada bawah rendah yang terakhir
  • Anda harus memasang Take Profit dengan jarak antara 8 sampai 12 pips terhadap titik entry

2. Cara Scalping Forex menggunakan Bollinger Bands

cara scalping forex terbaik

Cara scalping forex terbaik yang kedua ini juga memakai indikator yang tidak kalah populer. Sudah banyak yang membahas dan menggunakannya pada platform trading, termasuk juga Metatrader. Anda dapat memakai teknik ini pada time frame 1 menit maupun 5 menit ketika kondisi pasar sideways.

  • Currency Pair: seluruh pasang mata uang, namun yang paling banyak adalah GBP/USD
  • Time Frame: M5 maupun M1
  • Indikator: Bollinger Bands dengan pengaturan default yaitu Shift 0, Period 12, dan Deviation 2
  • Ketika Anda sudah memasang Bollinger Bands di chart, maka Anda melihat harga mempunyai kencenderungan berbalik ke dalam pasca menyentuh garis paling luar atau bawah Bollinger
  • Maka dari itu, pada saat harga bergerak hingga ke bawah garis Bollinger serta terdapat satu candle masuk dalam chart, maka itu sinyal untuk Buy
  • Sementara itu, pada saat harga bergerak hingga ke atas garis Bollinger serta terdapat satu candle masuk chart, maka itu sinyal untuk Sell
  • Anda perlu memang Take Profit atau Stop Loss pada kisaran 5 sampai dengan 10 pips

3. Cara Scalping Forex Terbaik Menggunakan Parabolic SAR

cara scalping forex terbaik

Untuk strategi yang ketiga ini tidak jauh berbeda dengan dua cara atau stretegi yang sudah kami sebutkan. Hanya saja, cara yang ketiga ini akan memberikan hasil yang maksimal ketika Anda menggunakannya pada kondisi pasar yang trending. Untuk set-upnya adalah seperti berikut.

  • Currency Pair: seluruh pasang mata uang, namun yang terbaik yaitu EUR/USD
  • Time Frame: M1
  • Indikator: SMA (Simple Moving Average) 60, Parabolic SAR (setting default) dengan Step 0.02 dan Maksimal 0.2
  • Pada saat EUR/USD posisinya di atas SMA 60 serta terus bergerak naik sampai di atas Parabolic SAR, maka itu sinyal Buy. Ketika posisinya ada di bawah SMA 60 lalu turun sampai ke bawah Parabolic SAR, maka itu sinyal Sell
  • Untuk Take Profit atau Stop Loss bisa diperoleh pada jarak antara 10 sampai 15 pips berdasarkan harga entry

Baca juga artikel menarik lainnya: Motivasi Trading Forex Agar Sukses di Market

About Efendi

Check Also

Penyebab Sukses Trader Forex  Gold Ataupun Saham

Penyebab Sukses Trader Forex  Gold Ataupun Saham

Penyebab Sukses Trader Forex  Gold Ataupun Saham Untuk meraih kesuksesan didalam trading baik itu forex, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *