Sunday , 28 November 2021

Home / Scalping Trading / Indikator Forex Terbaik Untuk Scalping yang Paling Populer

Indikator Forex Terbaik Untuk Scalping yang Paling Populer

Anda merupakan scalper? Jika iya, maka informasi seputar indikator forex terbaik untuk scalping penting untuk Anda ketahui. Kita tahu bahwa sebenarnya para trader memiliki keunikan tersendiri di dalam menentukan metode atau cara terbaik dalam scalping, trading harian, maupun trading jangka panjang. Akan tetapi, jika kita melihat lebi dalam maka kita akan menemukan bahwa sebenarnya ada beberapa indikator utama yang digunakan dalam membangun sistem trading.

Ketiga indikator ini menjadi pilihan yang terbaik karena kemampuannya di dalam membaca area jenuh, trend, serta tingkat keramaian pasar di waktu itu. Lalu mengapa para trader harus memiliki sistem trading? Tujuannya tidak lain adalah untuk mendapatkan keuntungan atau profit secara konsisten. Tidak sedikit para trader yang baru memulai dunia trading langsung jatuh karena mereka tidak membangun sebuah sistem trading yang kuat serta teruji, minimal untuk akun demo.

Maka dari itu di bawah ini kami akan menjelaskang apa saja indikator terbaik untuk scalping tersebut. Dengan begitu, Anda bisa memilih mana indikator yang sekiranya terbaik untuk Anda.

Inilah Indikator Forex Terbaik untuk Scalping Dengan Profit yang Konsisten

1. Moving Average

Moving Average bukan hanya menjadi salah satu indikator terbaik untuk scalping. Indikator yang satu ini juga menjadi indikator paling simpel serta tersedia untuk seluruh platform trading. Moving Average indikator favorit bagi para scalper di mana penempatan serta penggunaannya cukup mudah, bahkan bagi scalper pemula sekali pun. Para trader tersebut hanya perlu menentukan time frame, kemudian meletkkan kombinasi pada beberapa garis Moving Average.

Selanjutnya, para trader juga perlu menguji seperti apa kehandalannya sebelum mulai beroperasi. Prinsip dasar dari indikator yang satu ini adalah Anda harus melihat posisi trend pada H1 serta mengambil posisi open di M15. Kemudian untuk pengaturan Moving Average di dalam scalping umumnya yaitu EMA 5, EMA 50, EMA 20, dan EMA 10.

2. Bollinger Bands

Bollinger Bands pada time frame rendah juga merupakan indikator forex terbaik untuk scalping. Anda hanya perlu menerapkan Bollinger di period 12 serta Deviation 2 (default) untuk time frame 5 menit, kemudian Anda tinggal menjalankannya. Ketika harga teridentifikasi menyentuh lower band, itu menunjukkan bahwa Anda harus buy.

Indikator Forex Terbaik Untuk Scalping yang Paling Populer

Kemudian ketika harga teridentifikasi menyentuh upper band, itu menunjukkan bahwa Anda harus sell. Anda juga perlu memasang celah TP dan stop loss yang tipis saja kurang lebih SL:TP = 10:5 pip. Namun Anda juga perlu ingat bahwa tidak ada sistem trading yang tidak memiliki kelemahan.

Bollinger Bands pun juga mempunyai kelemahan. Salah satu kelemahannya adalah indikator tersebut hanya efektif ketika diterapkan pada kondisi pasar yang sideways/ranging. Indikator ini malah akan mengakibatkan petaka bagi Anda ketika Anda menggunakannya pada kondisi harga trending. Selain itu, yang jadi permasalahan adalah Bollinger Bands kerap gagal mendeteksi adanya penembusan dari salah satu band.  Padahal hal ini bisa dengan mudah membuat posisi Anda terkena SL karena level atau tingkat SL yang rendah.

3. Stochastic

Stochastic merupakan indikator scalping terbaik yang sebenarnya tidak sama dengan indikator yang sebelumnya kami jelaskan. Biasanya mereka yang menggunakan indikator Stochastic tidak sendirian (bukan indikator tunggal) namun berperan sebagai pelengkap di dalam satu sistem trading. Jadi, Anda mungkin akan kerap menemukan rekomendasi indikator Stochastic yang dikombinasikan dengan Bollinger Bands atau Moving Averages, dan lain-lain.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan. Sebenarnya masih ada yang lain untuk bisa Anda jadikan sebagai indikator dalam melakukan scalping seperti Indikator CCI. Bahkan ada juga scalper yang berani melakukan trading naked atau trading tanpa menggunakan indikator. Mereka hanya mengamati seperti apa pola candlestick dan price action. Namun persamaan dari semuanya adalah Anda menerapkannya pada time frame yang rendah.

Untuk time frame rendah tersebut antara lain 1M, 5M, dan maksimal 15M. Perlu Anda pahami bahwa apa pun indikator yang nanti akan Anda gunakan, kunci utamanya adalah Anda perlu mengujinya sebelum Anda melakukannya untuk trading. Semoga informasi ini bermanfaat dan Anda bisa menentukan mana indikator yang terbaik untuk menghasilkan keuntungan yang konsisten bagi Anda.

About Efendi

Check Also

Penyebab Sukses Trader Forex  Gold Ataupun Saham

Penyebab Sukses Trader Forex  Gold Ataupun Saham

Penyebab Sukses Trader Forex  Gold Ataupun Saham Untuk meraih kesuksesan didalam trading baik itu forex, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *