Sunday , 28 November 2021

Home / Method Trading / Mengenal Scalping Forex dan Cara Tradingnya

Mengenal Scalping Forex dan Cara Tradingnya

Apa itu teknik scalping? Scalping merupakan sebuah strategi dalam trading forex yang menggunakan time frame rendah dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat.

Adapun strategi forex yang paling terkenal di Indonesia yaitu menghasilkan frekuensi trading tinggi sekitar puluhan atau bisa sampai ratusan open posisi buy atau sell dalam satu hari. Namun para trader tersebut hanya memperoleh keuntungan yang sedikit yaitu antara 5 pips sampai dengan 50 pips.

mengenal scalping forex

Adapun seseorang yang menerapkan teknik ini akan dikenal dengan sebutan scalper. Informasi lainnya yang berkaitan dengan scalping akan kami jelaskan di bawah ini. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui dan mungkin bisa menerapkan strategi scalping dalam mendapatkan profit.

Perbedaan Teknik Scalping dengan Teknik Lainnya

Kebiasaan para trader akan membiarkan trading dalam posisi terbuka dalam jangka waktu yang cukup lama. Bisa beberapa jam atau bahkan sampai beberapa hari dengan tujuan agar mendapatkan keuntungan pips dalam jumlah yang besar. Biasanya keuntungan yang akan mereka dapatkan berkisar antara 50 sampai dengan 100 pips. Akan tetapi, ketika Anda menerapkan teknik scalping maka tentu hal tersebut tidak sama.

Teknik atau strategi scalping bertujuan untuk mendapatkan keuntungan kecil yang bisa Anda dapatkan dalam waktu singkat (hanya hitungan menit). Untuk mengganti rendahnya rata-rata profit untuk setiap posisi, trader dapat meningkatkan nilai lot yang dipakai setiap kali melakukan trading. Bisa juga dengan cara meningkatkan frekuensi trading.

Maka dari itu, seorang scalper bisa membuka maupun menutup posisi sebanyak puluhan atau bahkan ratusan kali hanya dalam kurun waktu satu hari. Scalper membutuhkan ketepatan dan juga konsentrasi tinggi di dalam mendapatkan keuntungan di pasar yang cenderung bergerak cepat. Dengan kata lain, scalping tidak bisa Anda pakai pada saat jam kantor maupun pada saat trader tidak dapat fokus terhadap platform trading karena mungkin masih harus melakukan aktivitas yang lainnya.

Cara Trading dengan Teknik Scalping

Setelah memahami pengertian dan juga perbedaan scalping dibandingkan teknik yang lainnya, informasi berikutnya adalah bagaimana langkah-langkah trading dengan teknik ini. Bagi Anda yang ingin menerapkan scalping, maka ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

  • Pastikan komputer Anda tersambung dengan internet yang memiliki koneksi cepat dan stabil. Hal ini karena scalping memang berorientasi pada kecepatan serta presisi eksekusi
  • Pastikan Anda mendaftar pada broker yang mengizinkan trader menggunakan teknik ini. Kami menyarankan agar broker yang Anda pilih menggunakan sistem ECN atau yang menggratiskan biaya komisi serta Floating Spread mulai dari 0 pips
  • Pastikan Anda memilih mata uang yang memiliki volatilitas yang tinggi dan Spread yang rendah. Biasnaya berupa major pair seperti GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan juga USD/JPY
  • Susunlah sebuah sistem trading yang dapat beroperasi dengan baik pada time frame yang rendah yaitu antara M1 sampai dengan M30

Selain itu, ada beberapa indikator teknikal yang bisa Anda manfaatkan di dalam menjalankan strategi scalping. Sebagai contoh, kita akan mengggunakan sebuah sistem yang menggabungkan beberapa Moving Average.

  • Silakan Anda membuka platform trading, lalu tentukan pasangan mata uang
  • Setelah itu, silakan Anda menentukan time frame 1 menit (M1). Anda bisa memilih USD/JPY, EUR/USD, maupun AUD/USD
  • Kemudian silakan memasang 3 indikator teknikal yaitu EMA (Exponental Moving Average) dengan periode 26, EMA dengan period 12, dan juga SMA atau Simple Moving Average dengan period 55
  • Lakukan buy pada saat Anda melihat EMA26 dan juga SMA55 melewati SMA55 dari bawah ke atas. Silakan memasang Stop Loss pada bagian bawah swing low paling akhir. Tutup posisi trading setelah mendapatkan profit 5 sampai dengan 15 pips
  • Lakukan sell pada saat Anda melihat EMA12 dan juga EMA26 yang melwati EMA55 dari atas menuju bawah. Silakan memasang Stop Loss pada bawah swing high paling akhir. Tutup posisi trading tersebut setelah Anda memperoleh profit 5 sampain dengan 15 pips

Untuk hasilnya bisa Anda lihat pada contoh gambar di bawah ini:

Dengan menerapkan indikator MA ini, trader berpotensi memperoleh 3 peluang trading dalam waktu kurang dari 3 jam yaitu antara 05:45 sampai dengan 07:30. Jika sistem tersebut masih kurang optimal, Anda  masih bisa menggunakan kombinasi indikator lainnya agar bisa memperoleh hasil yang lebih baik.

Baca juga artikel menarik: Cara Menghitung Pips Gold dalam Forex dengan Benar

About Efendi

Check Also

Apa Itu Supply and Demand Dalam Forex

Apa Itu Supply and Demand Dalam Forex? 

Bukan hanya dalam perekonomian, di dalam forex juga mengenal istilah mengenai apa itu supply and …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *