Tuesday , 3 August 2021

Home / Method Trading / Teknik Scalping Paling Mudah untuk Dipelajari dan Diterapkan

Teknik Scalping Paling Mudah untuk Dipelajari dan Diterapkan

Anda ingin menjadi scalper? Ingin menerapkan teknik scalping paling mudah? Meskipun teknik ini tidak jarang dipandang sebelah mata, namun nyatanya masih banyak para scalper mania, terutama yang berasal dari Indonesia. Mereka yang meremehkan teknik ini berpendapat jika scalping dalam trading forex memiliki risiko yang tinggi. Selain itu, teknik ini hanya akan menjerumuskan para traders untuk hanya berspekulasi.

Bagi Anda yang ingin belajar teknik ini, mungkin Anda bingung memikirkan apakah ada teknik scalping yang mudah Anda terapkan. Bahkan meskipun Anda belum memiliki pengalaman di dunia trading forex apakah masih bisa menerapkan teknik tersebut.

Inilah Teknik Scalping Paling Mudah yang Bisa Anda Pelajari

Jika Anda mencari teknik scalping yang termudah untuk Anda pelajari, maka Anda datang ke tempat yang tepat. Di bawah ini kami akan menjelaskan kepada Anda tentang apa teknik scalping yang bisa Anda pakai dengan mudah tersebut.

1. Teknik Scalping Paling Mudah dengan Metode Puria

Teknik scalping pertama yang akan kami jelaskan adalah scalping dengan menggunakan metode puria. Sebenarnya teknik ini memang tidak begitu populer dan mungkin banyak yang belum mengetahuinya. Teknik ini bekerja dengan memanfaatkan rata-rata dari pergerakan harga serta kondisi jenuh jual atau beli pada pasangan mata uang tertentu untuk jangka waktu pendek.

teknik scalping paling mda

Seperti halnya teknik scalping lainnya, time frame yang digunakan pada metode ini relatif memakai waktu kecil yaitu sekitar 15 menit sampai dengan 1 jam. Kemudian untuk indikator yang biasanya dipakai sebagai acuan dalam melakukan analisa yaitu Oscillator dan Moving Average.

2. Kelebihan dan Kekurangan Teknik Scalping dengan Metode Puria

Kelebihan:

  • Menyediakan waktu rekomendasi secara lengkap terkait time frame, pair, serta target keuntungan
  • Memakai sinyal indikator yang relatif standar serta mudah dibaca meskipun oleh trader pemula
  • Sinyal entry muncul cukup sering. Hal ini membuat frekuensinya dapat memenuhi target scalper yang secara umum menginginkan adanya open posisi beberapa kali dalam sehari

Kekurangan

  • Scalper berisiko mengalami noise signal. Tidak jarang sinyal pada indikator telah menunjukkan entry, namun ternyata pergerakan harga tersebut tidak memenuhi target profit yang diinginkan
  • Sinyal yang ditentukan menggunakan teknik ini cenderung bersifat lagging. Hal ini karena perlu menunggu sampai adanya penutupan candle

3. Aturan dalam Teknik Scalping Metode Puria

Bagi Anda yang ingin menerapkan tekknik ini, terdapat beberapa aturan yang harus Anda perhatikan:

Rekomendasi Pasangan Mata Uang

Untuk instrumen pasangan mata uang di dalam perdagangan saham memang sangat banyak. Namun secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu cross, major, dan eksotik. Umumnya, para trader akan memilih daftar mata uang dengan berdasarkan volatilitas maupun besarnya pergerakan harga yang terjadi.

Teknik scalping paling mudah ini diketahui mampu bekerja pada beberapa pair mata uang. Untuk lebih jelasnya silakan simak di bawah ini:

  • USD/JPY – M30 – TP 15 poin
  • NZD/USD – H1 – TP 25 poin
  • AUD/JPY – M30 – TP 15 poin
  • EUR/JPY – M30 – TP 15 poin
  • EUR/USD – M15 – TP 15 poin
  • GBP/USD – M30 – TP 20 poin
  • dan lain sebagainya

Indikator Pendukung

Indikator merupakan alat yang dibutuhkan dalam melakukan analisa teknikal. Pengunaan tools ini diperlukan agar mendapatkan hasil analisa terbaik yang akan dipakai sebagai acuan untuk membuka posisi.

Trading dengan teknik scalping sebenarnya memakai analisa teknikal sehingga membutuhkan adanya indikator pendukung. Terdapat dua indikator pendukung yang dibutuhkan yaitu Moving Average dan juga Oscillator MACD.

Aturan Trading

Lalu bagaimana aturan trading menggunakan teknik scalpling paling mudah ini? Kami sudah memiliki beberapa jawabannya seperti berikut:

  • Buy: ketika Moving Average di periode 5 sudah break maupun memotong garis pada MA (moving average) di periode 85 atau 75 dari bawah ke atas. Konfirmasi sinyal dapat kita lihat pasca histogram MACD ada di atas level 0
  • Sell: jika periode 5 sudah memotong garis MA periode 85 da 75 dari atas ke bawah, maka konfirmasi sinyal dapat kita lihat pasca histogram MACD ada di bawah level 0
  • Jangan melakukan open posisi sampai candlestick sudah dikonfirmasi telah ditutup
  • Maksimalkan rasio untuk setiap transaksi yang jangan sampai lebih dari 2% dari jumlah keseluruah Balance. Maka dari itu, Anda perlu memahami menajaemen risiko terlebih dahulu

Baca juga artikel menarik: Pair Forex Paling Menguntungkan Bahkan Untuk Trader Pemula

About Efendi

Check Also

Indikator Forex Terbaik Untuk Scalping yang Paling Populer

Anda merupakan scalper? Jika iya, maka informasi seputar indikator forex terbaik untuk scalping penting untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *